Lingkup Kerja dan Tujuan Pengawasan SPI

Lingkup Kerja

Lingkup kerja pengawasan meliputi audit, analisis, pengawasan, pemeriksaan, pengujian dan penilaian aktivitas internal UNSIKA antara lain sebagai berikut:

  1. Ketaatan pada peraturan perundang-undangan dan kebijakan, termasuk terhadap rencana strategis, kerja dan anggaran UNSIKA dan Key Performance Index (KPI) yang telah ditetapkan.
  2. Kehandalan dan efektifitas sistem pengendalian internal UNSIKA dan kegiatan operasinya termasuk manajemen risiko.
  3. Kualitas kinerja pelaksanaan suatu kegiatan khususnya analisis terhadap manfaat dan biaya yang digunakan dalam kegiatan tersebut.

 

Tujuan Pengawasan

Pengawasan dalam Sistem Pengawasan Internal UNSIKA meliputi beberapa macam pengawasan dengan tujuan masing-masing sebagai berikut:

  1. Pengawasan sistem bertujuan memastikan unit-unit kerja/sub-sub sistem mempunyai semua dokumen atas kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan.
  2. Pengawasan kepatuhan bertujuan memastikan bahwa peraturan perundangan dilaksanakan, taat. hukum dan penyimpangan/kekeliruan dapat dicegah, dideteksi dan diperbaiki secara dini.
  3. Pengawasan kehandalan bertujuan untuk memastikan bahwa sistem berjalan sebagaimana mestinya, tidak ada kekeliruan dalam perencanaan dan implementasi.
  4. Pengawasan efektivitas bertujuan memastikan bahwa sistem mampu untuk mencapai sasaran UNSIKA efektif dan efisien.
  5. Pengawasan kualitas kinerja pelaksanaan tugas bertujuan untuk memastikan bahwa sasaran dan tujuan UNSIKA dapat tercapai dengan optimal melalui kegiatan yang berdasarkan pada etika.

 

Standar Capaian

Pelaksanaan pengawasan internal mengikuti standar capaian sebagai berikut:

  1. Kehandalan dan kebenaran informasi keuangan operasi UNSIKA. Pengawas internal dengan dukungan auditor harus memeriksa antara lain hai-hal sebagai berikut; 1) perencanaan operasi, 2) cara yang digunakan, 3) identifikasi, klasifikasi, pengukuran dan pelaporan data dan informasi sehingga kehandalan dan kebenarannya dapat dipastikan. Untuk itu pengawas juga memeriksa laporan keuangan dan operasi UNSIKA termasuk atas akurasi, kehandalan, ketepatan waktu, kelengkapan, kesesuaian dengan peraturan perundangan dan kebijakan, manfaatnya, dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang berlaku.

  2. Kepatuhan terhadap kebijakan, rencana strategis, rencana kerja, anggaran, prosedur dan peraturan perundang-undangan. Untuk ini pengawas internal harus memeriksa dan meninjau apakah sistem yang digunakan telah cukup memadai dan efektif dalam menilai apakah aktivitas yang diawasi memang telah memenuhi peraturan perundangan dan kebijakan.
  3. Keamanan asset fisik dan non fisik UNSIKA, termasuk memeriksa keberadaan, status dan situasi/kondisi asset tersebut sesuai dengan peraturan perundangan dan menurut kebijakan Rektor.
  4. Efisiensi pemakaian sumber daya UNSIKA, untuk ini pengawas internal harus memeriksa:
    1. Prosedur operasi standar (manual prosedur) untuk mengukur kepatuhan, efisiensi dan penghematan yang dicapai,
    2. Prosedur operasi standar (manual prosedur) yang digunakan dipahami dan dilaksanakan.
    3. Penyimpangan terhadap prosedur operasi standar dapat diidentifikasi, dianalisis, dan dapat dilaporkan kepada penanggung jawab kegiatan untuk diambil langkah perbaikan.
    4. Situasi dan kondisi atas sarana dan prasaran sesuai standar, kerja yang produktif, kelebihan/kekurangan tenaga kerja, penggunaan sistem/sarana dapat dipertanggung jawabkan dari segi biaya.
  5. Hasil keluaran suatu kegiatan atau operasi sesuai dengan sasaran dan tujuan yang ingin dicapai. Untuk ini pengawas internal harus memeriksa:
    1. Program/operasi dilaksanakan sesuai rencana.
    2. Kriteria yang dipakai untuk mengukur hasil yang diperoleh telah memadai dan sesuai dengan tujuannya.
    3. Data dan informasi mengenai hasil yang diperoleh dapat dibandingkan dengan kriteria yang disusun dan sesuai dengan tujuannya.
  6. Temuan hasil pengawasan secara terpadu telah dikomunikasikan kepada Rektor untuk perbaikan .