Visi, Misi & Tujuan

     A. Latar Belakang

Universitas Singaperbangsa Karawang berkedudukan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang berdiri pada tanggal 2 Pebruari 1982 dan Sejak tanggal 06 Oktober 2014 UNSIKA (PTS)  alih status menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 123 tahun 2014, tentang pendirian Universitas Singaperbangsa Karawang.

Sebagai organisasi pemerintah, pengelolaan Universitas Singaperbangsa Karawang harus dilaksanakan sesuai dengan kaidah-kaidah Good university governance, yang meliputi transparansi kemandirian, akuntabilitas, kewajaran dan taat kepada peraturan perundang-undangan.

Suatu mekanisme dan Sistem Pengawasan Internal rnerupakan salah satu sarana utama untuk dapat memastikan bahwa pengelolaan UNSIKA telah dilaksanakan dengan prinsip-prinsip good governance yang diinginkan tersebut.

Dalam Statuta UNSIKA menunjukkan bahwa Sistem Pengawasan Internal rnerupakan hal yang sangat penting untuk menjamin tercapainya visi dan misi Universitas.

 

    B. Visi SPI

Menjadikan Satuan Pengawasan Internal yang independen,objektif dan profesional, dapat memberikan value added dalam meningkatkan kinerja UNSIKA, serta mengawal terciptanya “ Good university governance untuk mencapai tujuan UNSIKA.

 

   C. Misi

      Satuan Pengawasan Internal memiliki misi sebagai berikut :

  1. Melaksanakan pengawasan internal atas aktivitas manajemen disemua unit kerja dilingkungan UNSIKA.
  2. Menjadi mitra bagi manajemen universitas dalam memberikan nilai tambah pada proses penyelenggaraan UNSIKA.
  3. Membantu pimpinan untuk mendapatkan penilaian yang obyektif dan berkualitas atas pelaksanaan kegiatan dimasing-masing unit kerja di lingkungan UNSIKA.
  4. Mendorong pimpinan Universitas untuk meningkatkan penerapan tata kelola universitas yang baik (good university governance).

 

  D. Tujuan

  1. Terlaksananya fungsi pengawasan inetrnal atas aktivitas manajemen disemua unit kerja dilingkungan unsika
  2. Mengindentifikasi segala kemungkinan untuk memperbaiki dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya.
  3. Merekomendasikan perbaikan menyeluruh atas sistem pengendalian internal dan operasional secara objektif.

     Terciptanya tata kelola yang baik (good university governance) secara efektif dan  efisien dengan  memastikan kepatuhan terhadap hukum, peraturan, dan kebijakan yang  berlaku di Perguruan Tinggi.